Album Koe

Minggu, 11 Mei 2008

MIS Tugas 5

Mencari artikel barcode dan artikel system Analist


Artikel “Barcode”

Rangkuman Artikel:

Di awal perkembangannya, penggunaan kode baris dilakukan untuk membantu proses pemeriksaan barang-barang secara otomatis pada supermarket. Tetapi saat ini kode baris sudah banyak digunakan dalam berbagai aplikasi seperti misalnya digunakan sebagai kartu identitas, kartu kredit dan untuk pemeriksaan secara otomatis pada perpustakaan.

Kode baris digambarkan dalam bentuk baris hitam tebal dan tipis yang disusun berderet sejajar horisontal. Untuk membantu pembacaan secara manual dicantumkan juga angka-angka dibawah kode baris tersebut. Angka-angka tersebut tidak mendasari pola kode baris yang tercantum. Ukuran dari kode baris tersebut dapat diperbesar maupun diperkecil dari ukuran nominalnya tanpa tergantung dari mesin yang membaca.

Sejarah

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Barcode

  • Gagasan utama mengenai barcode dimulai pada tahun 1948 yang diperkenalkan oleh Bernard Silver
  • Barcode pertama kali dipatenkan pada tahun 7 Oktober 1952 oleh Joseph Woodland and Bernard Silver.
  • Dahulu barcode berupa nomor-nomor, sekarang simbol ditambahkan dengan karakter-karakter baru seperti huruf besar abjad berdasarkan yang ditetapkan ASCII


Bentuk barcode

  • Barcode ada dua bentuk :
    • Barcode satu dimensi (1D) adalah barcode satu dimensi biasanya dinamakan linear bar codes (kode berbentuk baris).
    • Barcode dua dimensi (2D) Adalah barcode yang dikembangkan lebih dari sepuluh tahun lalu, tetapi baru sekarang ini mulai semakin populer. Barcode dua dimensi ini memiliki beberapa keuntungan dibandingkan linear bar codes (barcode satu dimensi) yaitu, dengan menggunakan barcode dua dimensi, informasi atau data yang besar dapat disimpan di dalam suatu ruang (space) yang lebih kecil.


Fungsi barcode

  • Pada toko grosir dan departement store digunakan untuk memelihara jalur sejumlah besar materi atau item di suatu gudang/ toko dan juga mengurangi kejadian shoplifting.
  • Sebagai alat memanajemen dokumen dan indeks
  • Mengikuti jalan pergerakan item, mencakup persewaan mobil, perusahaan penerbangan bagasi/tas barang, barang sisa nuklir, parcels dan pos.
  • Membantu para peneliti dalam menjejaki perkawinan serangga
  • Untuk karcis masuk
  • Digunakan pada automobile


Cara membaca barcode

  • Suatu bilangan barcode tunggal sebenarnya terdiri dari tujuh unit. Satu unit terdiri dari salah satu warna hitam atau putih. Sebuah unit yang berwarna hitam ditunjukkan dengan sebuah bar, sedangkan yang berwarna putih ditunjukkan dengan sebuah space (spasi). Cara lain penulisan barcode adalah dengan bilang “1” untuk menyatakan black bar dan bilangan “0” untuk menyatakan white space. Misalnya, tujuh unit berikut ini adalah 0011001 dapat dinyatakan sebagai berikut space-space-bar-bar-space-space-bar.
  • Sebuah barcode UPC bilangan di sisi bagian kiri barcode (kode perusahan/manufaktur) dikodekan berbeda dengan bilangan di sisi bagian kanan (kode produk). Bilangan yang berada sebelah kiri merupakan kebalikan dari bilangan yang ada di sebelah kanan, misalkan jika bar disebelah kanan berarti sebuah space di sebelah kiri. Pengkodean disebelah kanan dinamakan kode even parity sebab unit black bar-nya berjumlah genap. Sedangkan pengkodean disebelah kiri dinamakan kode odd parity sebab unit black bar-nya berjumlah ganjil. Bilangan-bilangan yang dikodekan mempunyai perbedaan untuk tiap-tiap sisi barcode, sehingga barcode dapat dibaca (scanned) dari sebelah kiri maupun dari sebelah kanan.

Keterangan membaca barcode



Komputer tidak membaca bilangan yang berada di bagian bawah barcode, tetapi bilangan tersebut dicetak agar orang dapat membaca barcode dengan mudah bila diperlukan.

  • Number System Character : angka ini merupakan sebuah sistem bilangan barcode UPC yang mengkarakteristikan jenis-jenis khusus pada barcode. Di dalam barcode UPC, Number System Character ini biasanya terletak disebelah kiri barcode.

Kode-kode pada Number System Character adalah sebagai berikut :

0 - Standard UPC number.

1 - Reserved.

2 - Random weight items like fruits, vegetables, and meats, etc.

3 – Pharmaceuticals

4 - In-store code for retailers.

5 - Coupons

6 - Standard UPC number.

7 - Standard UPC number.

8 - Reserved.

9 - Reserved.


  • 3 Guard Bars : ada tiga guard bars yang ditempatkan di awal, tengah dan akhir pada barcode. Guard bars bagian awal dan akhir di-encode-kan sebagai “bar-space-bar” atau “101”. Guard bar bagian tengah di-encode-kan sebagai “space-bar-space-bar-space” atau “01010”.
  • Manufacturer Code : kode perusahaan ini ada lima digit bilangan yang secara khusus menentukan manufaktur suatu produk. Kode perusahaan/manufaktur ini dilindungi dan ditetapkan oleh Uniform Code Council(UCC).
  • Product Code : kode produk ini ada lima digit bilangan yang ditetapkan oleh perusahaan/manufaktur untuk setiap produk yang dihasilkannya. Untuk setiap produk yang berbeda dan setiap ukuran yang berbeda, akan memiliki kode produk yang unik.
  • Check digit : disebut sebagai digit “self-check”. Check digit ini terletak di bagian luar sebelah kanan barcode. Check digit ini merupakan suatu “ old-programmer’s trick” untuk mengvalidasikan digit-digit lainnya (number system character, manufacturer code, product code) yang dibaca secara teliti.


Aplikasi PENGGUNAAN BARCODE

Barcode banyak digunakan untuk berbagai keperluan seperti

  • Kartu dan obat pasien pada rumah sakit,
  • Pemeriksaan item barang di supermarket,
  • Pemeriksaan buku pada perpustakaan
  • Pemeriksaan dokumen pada perusahaan
  • DNA test
  • Kartu kredit
  • Kartu identitas karyawan pada suatu perusahaan
  • D.l.l



ARTIKEL ‘SYSTEM ANALYST’

Judul : Power System Analyst in GIS “ A new tool for interfacing with geographic information”

Penulis : Hyung S. Shin, Phd and Scott A.Feurborn

Rangkuman artikel:

  • Performa utilitas suatu perusahaan dengan sistem operator terlihat dari kekuatan sistem analis dalam merencanakan dan mengoperasikan sistem mereka. Teknologi,aksi yang cepat proses nya membuat kekuatan sistem analis beberapa dekade yang lalu, terutama komunikasi informasi dan menganalisa, serta membuat keputusan.


  • Visualisasi Kekuatan Sistem Analis Untuk GIS
    • Tujuannya adalah untuk mensimulasikan fenomena secara elektrikal tertutup untuk kebutuhan informasi geografi.
    • Menjalankan sistem yang ada lebih efisien,sistem pengamanan lebih baik dan sistem perencanaan lebih ekonomis.


SYSTEM ANALYST

  • Sistem komputer terdiri atas input, proses, output, dan backing storage (hardware) dan terdiri pula dari software yang meliputi file data dan program.
  • Sistem Analisis adalah studi, perancangan dan implementasi sistem komputerisasi yang baru dan lebih terbaru dibandingkan yang lainnya.


SIAPAKAH ANALIS SISTEM?

  • Analis sistem adalah orang yang menggunakan teknik dan prosedur dari sistem analis dan perancangannya. Mempunyai peran yang penting terhadap aplikasi proyek komputer dan harus memelihara hubungan baik dengan klien dan pengguna selama sistem tersebut berjalan.


Tugas-tugas analis sistem:

  • Tugas-tugas analis sistem:

- Menganalisa sistem sekarang dan apa saja yang dibutuhkan untuk sistem yang baru

- Merancang sistem baru dan mengembangkan rencana dan layout suatu program

- Memperbaiki sistem selama sistem tersebut digunakan

  • Lamanya sistem berjalan meliputi tahapan yang dibutuhkan pada performa analisis sistem. Tahapan ini terdiri atas 7 buah meliputi:
    • Pemilihan proyek dan feasibility study
    • Mempelajari sistem sekarang dan menganalisanya
    • Merancang sistem komputerisasi yang baru
    • Pemograman dan dokumentasi
    • Implementasi dan perubahan sistem
    • Pengontrolan dan melihat kembali
    • Memelihara sistem

Sabtu, 10 Mei 2008

MIS Tugas 4


Dosen memberi tugas ke mahasiswa untuk membuat blog. Untuk tugas 4 ini, blog yang dibuat berisi mengenai data diri mahasiswa.

Curriculum Vitae


Personal Data

Name : Trisna Yuniarti

Permanent Address :Jl.Mega Mendung No.1560 Plaju, Palembang 30265

Present Address : Jl. Juragan Sinda No.38 Depok 16242

Place and date of birth : Palembang, Juni 07th, 1983

Phone : 0856 85 19525

E-mail Address : trisna_yoe@yahoo.com

Blog Address : http://trisnayuniarti.blogspot.com/

Religion : Moslem

Sex / Height / Weight : Female / 155 cm / 45 kg

Marital status : Single

Nationality : Indonesia



Formal Education

2006 – Now :Industrial Engineering, University of Indonesia

2001 – 2004 :(Graduated) Design Engineering Program Study,Bandung Polytechnic for Manufacturing , Bandung

1998 – 2001 :(Graduated) Senior High School at SMUN 4 Palembang

1995 – 1998 :(Graduated) Junior High School at SLTPN 20 Palembang

1989 – 1995 :(Graduated) Elementary School at SDN 571 Palembang


Job Experience

  • April 2003-January 2004 : apprentice in New Model Project Management Department , PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Jakarta
  • October 2004- Maret 2006 : as Production engineering staff at PT JST Indonesia, Cibitung-Bekasi.



Training and seminar

  • 2001 Training Dasar Kepemimpinan , Polman Bandung
  • 2002 Training Auto CAD level I dan Level II, Polman Ba
  • 2004 Seminar Manufacturing Technology Show Case, Polman Bandung
  • 2004 Training Pro Engineering Wild fire, Polman Bandung
  • 2007 SPWI TIUI, Aston Atrium Hotel


Organizational Experineces

  • 2001-2004 Member of Himpunan Mahasiswa Teknik Perancangan Polman Bandung


Thessis

Diploma degree : PERANCANGAN DAN PEMBUATAN TURN TABLE CYLINDER BLOK TYPE 7K


Additional Skills

· Familiar / can operate :

· AutoCAD

· Microsoft office

· Internet

· Visio

· Ms.Project

· Familiar / Can operate Profile Grinding (PG) machine

MIS Tugas 3

Dosen memberikan tugas mencari jurnal mengenai E-Commerce dan artikel EDI lalu dirangkum.


Artikel Electonic Data Interchange (EDI)

Judul : “Electronic Data Interchange Still Relevant In The Age Of E-Business”

By :Sixto Ortiz jr.


Rangkuman Artikel:

  • EDI adalah sebuah protokol komunikasi yang digunakan secara otomatis untuk pertukaran informasi bisnis secara elektronik antara perusahaan yang berbeda (B2B communication) EDI pertama kali diluncurkan oleh kelompok kerja industri transportasi yang disebut TDCC (Transportation Data Coordinating Committee) pada tahun 1975, walau EDI pertama kali digunakan oleh industri ini akan tetapi penggunaannya cepat menyebar ke industri lainnya.
  • Tujuan EDI adalah untuk mengurangi transaksi secara pertemuan intensif para buruh dalam hal bisnis yang kompleks , seperti pekerjaan tulis menulis yang menghabiskan waktu mereka
  • Mitra perdagangan yang menggunakan EDI dalam suatu industri sangat setuju mengenai suatu konvensi komunikasi yang menggambarkan komunikasi elektronik dan EDI sebagai protokol pesan yang digunakan untuk membangun dokumen bisnis.
  • Standar prinsip EDI ada tiga yaitu:
    • UN/EDIFACT
    • ANSI ASC X12
    • and UCS
  • Menurut Ron Schmelzer, analis senior Zapthink, suatu konsultasi Massachusetts-Based yang melayani web Jasa, dan arsitektur mengatakan bahwa EDI merupakan suatu teknologi usang yang masih mempunyai penggunaan penting di dalam perusahaan, karena lebih mahal untuk menggantikan dengan suatu teknologi padanan sehingga EDI tidak akan menghilang lenyap, pertumbuhannya akan dihambat oleh kemunculan " "XML-based Web services B2B exchanges."Sekarang ini, banyak sekali perusahaan yang menggunakan prinsip pendekatan koneksi dengan EDI. Contohnya adalah Sterling Commerce (www.sterlingcommerce.com) yang melayani informasi perantara mengenai uang sterling.Dengan banyaknya berbagai jenis perusahaan yang menggunakan EDI, mengakibatkan EDI sulit untuk dibuang dan diganti dengan teknologi yang baru. Kendati demikian adanya teknologi baru tidak akan ditolak di dunia industri. Dengan kurunnya waktu, maka penggunaan metode EDI ini akan bergeser dari satu titik ke titik yang lain, akan tetapi metode ini tidak akan mudah lenyap.


Jurnal E-Commerce

Judul: Collaborative Multi-Agent Based E commerce Framework

Penulis : Tarek Helmy

International journal of computers, system and signal s, vol 8, No.1,2007


Rangkuman Jurnal:

  • Agen perangkat lunak (software) menawarkan janji untuk melakukan perdagangan secara e-commerce untuk membantu para pedagang membeli produk berdasarkan pilihan dan minat mereka. Sistem E-Commerce terus meningkat mengenali pentingnya memberi nilai tambahan pada pelanggan dengan menyediakan transaksi secara customized. Hal tersebut perlu ditingkatkan untuk kerja sama/kolaborasi sehingga menjadi suatu langkah berikutnya yang logis pada evolusi sistem e-commerce.
  • Tujuan utama adalah untuk menciptakan suatu multi kolaboratif- agen berdasarkan kerangka e-commerce yang mengijinkan otonomi, pro-activas, dan personalisasi yang mencakup suatu agen besar yang cerdas, agen penjual perseorangan, dan seorang agen pembeli dengan profil mandiri mereka
  • Dasar gagasan ini adalah untuk mendapatkan suatu perantara yang berkualitas yang dapat dengan cerdas mengidentifikasi kebutuhan pembeli berdasarkan pada parameter standar yang diberikan untuk membantu mengurangi permasalahan dan menemukan materi yang menarik perhatian.Kerangka yang diusulkan mengarah kepada pemberian tanggapan penuh arti ke permintaan penuh arti dan untuk mengirimkan materi sesuai ke orang-orang yang memerlukannya, ketika mereka perlukan, mereka dapat dengan cepat terhadap apa yang mereka inginkan. Untuk mempertunjukkan kerangka yang diusulkan diterapkan dan diujilah suatu prototipenya.
  • Sistem yang diperkenalkan oleh ( Chavez dan Bu, 1996), membantu ke arah para pemakai untuk merundingkan pembelian dan penjualan barang-barang mereka , membiarkan spesifikasi parameter untuk memandu dan menghambat suatu perilaku keseluruhan agen. Bagaimanapun, agen ini tidak hidup untuk selamanya tetapi hanya sepanjang penyelesaian suatu transaksi tertentu, dengan begitu tidak secara penuh memanfaatkan masing-masing profil aktor, seperti halnya proaktif dan semi-autonomy tentang agen mereka ( e.g., ke arah penawaran yang baru datang atau permintaan. Karacapilidis dan Moraitis ( 2001) yang memperkenalkan suatu sistem e-commerce web-based dimana para pedagang dan pelanggan mendelegasikan tugas terkait kepada agen perangkat lunak. Pesan antar agen ini dapat secara penuh ke arah suatu transaksi pasar.


  • Dari hasil di atas disimpulkan bahwa tujuan utama paper ini telah dikembangkan oleh sebuah agen berdasarkan e-commerce. Tujuan ini telah dicapai dengan suatu perancangan multi-agent sistem arsitektur. Suatu sistem prototipe telah diterapkan dan diuji. Sebagai pekerjaan masa depan, disediakan suatu tujuan sistem untuk mempelajari scalabilas dan mengidentifikasi bottlenecks, memperpanjang ontological mendukung di luar ontologi pilihan pelanggan, dan lebih menambahkan modul strategi yang realistis.

MIS Tugas 2

Tugas yang diberikan dosen mengenai materi Information Systems for Competitive Advantage adalah mencari jurnal mengenai Knowledge Management lalu dirangkum dan mencari perusahaan yang mengaplikasikan Knowledge Management.


Judul : E-government and Knowledge Management

Penulis : Zhitian Zhou, Feipeng Gao

Sumber :IJCSNS International Journal of Computer Science and Network Security, VOL.7 No.6, June 2007


Rangkuman Jurnal:

  • Jurnal ini mendiskusikan tentang knowledge management untuk elektroniksasi pada pemerintahan (e-government) di Cina dimana pengaruh dan peranannya sangat penting.
  • Latar belakang diterapkannya knowledge management pada pemrintahan karena kebutuhan pemerintah tentang informasi administrasi tidak terpenuhi khususnya mengenai informasi administrasi suatu komunitas dan adanya efisiensi sosial yang rendah
  • Untuk mengatur informasi sumber daya seluruh pemerintahan secara efektif maka diterapkanlah knowledge management berupa konstruksi e-government agar pengguna fasilitas mendapatkan informasi yang diinginkan pada sistem lingkungan e-government sehingga departemen pemerintah dapat menganalisa dan memberikan pelayanan yang baik serta mempertinggi image pemerintahan .
  • E-Government merupakan suatu konsep umum di dunia yang mengacu pada penggunaan informasi dan teknologi informasi yang modern di pemerintahan, sampai pelayanan berbagai jenis informasi ( seperti telpon dan internet, stasiun computer umum dll) .
  • Struktur Kerangka e-government secara umum terdiri dari dua sistem pendukung dan tiga lapis, dua sistem pendukung adalah standar kebijakan dan teknikal, tiga lapisan tersebut adalah infrastruktur informasi, manajemen informasi dan informasi.
  • Aplikasi lapisan jasa terdiri atas
    • Sistem pendukung standar kebijakan, berarti bahwa semua kebijakan , pemerintah yang menetapkan. Ini dasar pokok untuk membangun proses dan standar e-government.
    • Sistem Pendukung standar teknis. Aliran kerja E-Government memerlukan standardisasi informasi dan teknologi keamanan yang standar. Standard teknis mencakup tandatangan elektronik dan standard keamanan jaringan RUU.

Gambar 1. Model Knowledge Management Pada Pemerintahan



  • Lapisan pendukung
    • Lapisan infrastruktur informasi. Ilmu pemerintahan dibangun berdasarkan teknologi informasi. Lapisan infrastruktur informasi meliputi: teknologi jaringan, teknologi multimedia, teknologi internet, control keamanan, database, data warehouse, miniature data dan proses analisa teknologi online, kolaborasi skill kerja,pertukaran s ilang teknologi informasi, integrasi sistem teknologi, teknologi pembayaran elektronik, dan lainnya.
    • Lapisan manajemen informasi. Meliputi : sistem manajemen otomasi kantor, sistem kolaborasi,sistem pendukung keputusan, dan agen sumber daya informasi. Jaringan lapisan ini sebagian besar bekerja secara internal.
    • Lapisan pelayanan aplikasi informasi. Lapisan pelayanan aplikasi informasi dibangun oleh lapisan manajemen informasi, sampai pembentukan lokasi eksternal umum pada internet, termasuk internet eksternal pada pemerintahan. Lapisan pelayanan aplikasi informasi meliputi : informasi dan pengumpulan informasi secara online, electronic procurement dan pembayaran elektronik benefit, pajak elektrontendering, bisnis elektronik, pernyataan elektronik, dan elektronik lainnya.


  • Arti Knowledge Management di E-Government di Cina

- Untuk meningkatkan kompetensi pemerintah

- Untuk menaikkan kualitas pemerintah

- Untuk mempromosikan pengembangan e-government yang sehat


Contoh :

Success Story : Perusahaan yang berhasil menggunakan Knowledge Management

Nama perusahaan : Wyeth

Lokasi : Collegeville, Pennsylvania

Industri : Life sciences

Produk dan jasa : Prescription pharmaceuticals, nonprescription consumer healthcare products, and pharmaceuticals for animal health

Pendapatan : US$19 billion

Jumlah pekerja : 52,000

Web site : www.wyeth.com

Partner : SAP® Consulting


v Tantangan dan Peluang

- Meningkatkan infrastuktur web site

- Persatuan healthcare-arsip professional

- Menciptakan saluran tunggal untuk interaksi dengan penyedia healthcare


v Tujuan :

- Mengungkit internet sebagai saluran untuk membangun merek wyeth

- Membuat web site yang berpengalaman untuk penyedia

- Membangun pondasi suatu perusahaan yang berorientasi arsitektur ( SOA )

- Fasilitas informasi yang mudah dan cepat dalam menjual produk


Ringkasan Success Story:

  • WYETH merupakan perusahaan yang bergerak di bidang obat-obatan farmasi dengan resep dokter, produk pemelihaaran kesehatan, dan obat-obat untuk kesehatan hewan.
  • Latar belakang WYETH menggunakan knowledge management dalam hal ini SAP NetWeaver karena para executive perusahaan farmasi menganggap bahwa mayoritas para pengujung merupakan para investor yang mencari informasi mengenai perusahaan,dengan mengubah nama perusahaan dari American Home Products menjadi WYETH. Setelah dikembangkan banyak para pengunjung yang mengembangkan peduli kesehatan yang ingin mengetahui informasi mengenai tim sales Wyeth, produknya, penelitiannya, dan percobaan kliniknya.
  • Dengan membangun portal yang kuat, Wyeth menggunakan web site dan service-oriented architecture (SOA). Dengan SAP NetWeaver dapat mendukung pembuatan sebuah perusahaan service-oriented architecture (SOA) yaitu suatu bisnis yang menggunakan software arsitektur yang sejalan fundamental SOA dengan memperbanyak desain, komposisi dan manajemen pelayanan Web ditujukan untuk permintaan perusahaan yang lebih luas.
  • Untuk mempercepat sukses perusahaan, gaya organisasi menjadi efisien dengan meningkatkan nilai IT pada perusahaan WYETH. Dengan adanya strategi organisasi web-pemilik web site Wyeth memperkenalkan kepada pengambil keputusan untuk menggunakan SAP NetWeaver untuk membuat kemasan portal yang baru dan berdasarkan enterprise SOA.
  • Wyeth menggunakan komponen knowledge management SAP NetWeaver untuk membuat portal yang berpengalaman bagi pengguna dan memfasilitasi penyebaran informasi yang berhubungan dengan organisasi. komponen knowledge management menyimpan file-file dan menginisiasi aliran kerja aktivitas sebagai jawaban atas kepatuhan.



MIS-Tugas I

Tugas 1

Tugas yang diberikan dosen mengenai materi di atas adalah mencari jurnal mengenai sistem informasi lalu dirangkum isi jurnalnya .


Judul Jurnal : BIMS : An Information Management System for Biobanking in the 21 st Century

Sumber : IBM System Journal, vol 46, No 1, 2007

Rangkuman Jurnal:

Biobank Information Management System (BIMS) adalah suatu sistem yang didesain untuk mengintegrasikan data yang bervariasi dari suatu penelitian dimana ukuran data dan metode yang luas untuk mengumpulkan data sehingga permasalahan menyatukan dan mengakses data yang original dari berbagai macam sumber dalam hal pemetaan gen manusia dapat teratasi.

BIMS dapat mengatasi data terbaru yang ada terus menerus, memberikan interface pengguna yang lebih mudah untuk digunakan dan tidak membutuhkan skill pemograman, serta akses pengontrolan keserasian data untuk mendefinisikan peraturan kebijakan yang baik.

BIMS dirancang dengan tujuan tambahan : mengatasi data terbaru secara terus menerus, mempermudah menghitung data, dan kontrol akses data.

Tantangan Integrasi Data

Sejumlah informasi yang dihasilkan oleh peneliti biomedical semakin meningkat sesuai dengan penggunaan alat teknologi informasi.Informasi ini difokuskan mengikuti aspek integrasi data karena disesuaikan dengan peraturan penting manajemen data medis seperti:

1. Kualitas dan Kemampuan perbandingan data

2. Pembedaan Model Data

3. Pembedaan ontologi

4. Indentifikasi Ulang

5. Pembedaa Ukuran Data

6. Kepemilikan Data

7. Legal dan Aspek Etik

Manajemen informasi untuk penelitian medis sangat aktif dan berkembang dalam fungsi dan pengumpulan sumber data. BIMS tidak hanya memperkenalkan solusi teknik tetapi juga sekumpulan aspek kebijakan yang terkait integrasi data dan pengontrolan akses data. Selain hal tersebut BIMS memiliki kemampuan dalam hal membedakan variabel ekstrasi, konsolidasi, dan komponen abstraksi.

BIMS bertindak sebagai suatu solusi fasilitator kuat dalam riset biobank yang modern. Walaupun banyak tantangan, BIMS merupakan langkah awal untuk menghubungkan penelitian populasi dimasa depan serta suatu tantangan dan karya yang ambisius dalam mendukung penelitian biomedis. Dengan mengkombinasi data contoh genotif dan fenotif yang aktual sesuai standarisasi, BIMS dapat mengoptimalkan untuk mengumpulkan sample. Tujuan akhir adalah menjamin nilai, kualitas, dan bermanfaat dari sejumlah data medis.


Gambar 1. BIMS Data Flow

Jumat, 28 Maret 2008

MATA KULIAH MANAJEMEN SISTEM INFORMASI TIUI


Mata Kuliah : Manajemen Sistem Informasi

Kode MK : IEE41037E

Pengajar : Ir.M.Dachyar,Msc

Buku panduan : McLeod, Management Information System, 10th edition, Prentice Hall.

Manajemen Sistem Informasi merupakan salah satu mata kuliah yang dipelajari di TIUI dan merupakan pelajaran yang sangat popular dewasa ini terutama di era globalisasi. Sistem informasi Manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan. Seiring dengan perkembangan lingkungan bisnis yang rumit dan lingkungan yang dinamis tuntutan terhadap keberadaan Sistem informasi manajemen adalah menjadi suatu kebutuhan kebutuhan.

Semua sistem informasi mempunyai tiga kegiatan utama, yaitu menerima data sebagai masukan (input), kemudian memprosesnya dengan melakukan penghitungan, penggabungan unsur data, pemutakhiran dan lain-lain, akhirnya memperoleh informasi sebagai keluarannya (output).Perubahan data menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi. Pengolah informasi dapat meliputi elemen-elemen komputer, non-komputer atau kombinasi keduanya.

Tujuan dari mata kuliah ini berdasarkan buku panduan mahasiswa baru adalah agar mahasiswa dapat memahami peran sistem informasi manajemen dan teknologi informasi pada industri saat ini dalam menghadapi era globalisasi.

Materi dan tugas yang sampai saat ini yang telah diberikan pengajar, yaitu:

1. Introduction to information System

Materi ini diberikan pada minggu pertama perkuliahan dimulai, isi dari materi pelajaran ini menerangkan tentang sejarah mengenai sistem informasi, arsitektur computer, arsitektur komunikasi, menerangkan perbedaan antara physical dan virtual system ,menerangkan aplikasi bisnis berdasarkan pemecahan masalah menggunakan informasi.

Tugas I

Tugas yang diberikan dosen mengenai materi di atas adalah mencari jurnal mengenai sistem informasi lalu dirangkum isi jurnalnya .

Jurnal yang saya rangkum adalah jurnal yang berjudul “BIMS : An information management system for BioBanking in the 21 st Century”. Jurnal ini menceritakan Biobank Information Management System (BIMS) adalah suatu sistem yang didesain untuk mengintegrasikan data yang bervariasi dari suatu penelitian dimana ukuran data dan metode yang luas untuk mengumpulkan data sehingga permasalahan menyatukan dan mengakses data yang original dari berbagai macam sumber dalam hal pemetaan gen manusia dapat teratasi. BIMS dapat mengatasi data terbaru yang ada terus menerus, memberikan interface pengguna yang lebih mudah untuk digunakan dan tidak membutuhkan skill pemograman, serta akses pengontrolan keserasian data untuk mendefinisikan peraturan kebijakan yang baik.

2. Information Systems for Competitive Advantage

Materi ini berisi mengenai sistem model umum suatu perusahaan, menjelaskan delapan model element environmental sebagai kerangka environmental organisasi bisnis, konsep Michael E.Porter , tantangan dalam mengembangkan sistem informasi secara global, yang penting pula dalam materi ini mengenai knowledge management dimana semua aktivitas diubah menjadi suatu informasi dan informasi itu sendiri terdiri dari empat dimensi dasar seperti,relevan,akurat,timeliness,dan lengkap.

Tugas 2:

Tugas yang diberikan dosen mengenai materi Information Systems for Competitive Advantage adalah mencari jurnal mengenai Knowledge Management lalu dirangkum dan mencari perusahaan yang mengaplikasikan Knowledge Management.

Jurnal yang saya rangkum berjudul E-Government and Knowledge Management.

§ Jurnal ini mendiskusikan tentang knowledge management untuk elektroniksasi pada pemerintahan (e-government) di Cina dimana pengaruh dan peranannya sangat penting.

§ Latar belakang diterapkannya knowledge management pada pemerintahan karena kebutuhan pemerintah tentang informasi administrasi tidak terpenuhi khususnya mengenai informasi administrasi suatu komunitas dan adanya efisiensi sosial yang rendah.

§ Untuk mengatur informasi sumber daya seluruh pemerintahan secara efektif maka diterapkanlah knowledge management berupa konstruksi e-government agar pengguna fasilitas mendapatkan informasi yang diinginkan pada sistem lingkungan e-government sehingga departemen pemerintah dapat menganalisa dan memberikan pelayanan yang baik serta mempertinggi image pemerintahan

  • — Perusahaan yang mengaplikasikan KM yang saya ambil salah satunya adalah WYETH yaitu perusahaan yang bergerak di bidang obat-obatan farmasi dengan resep dokter, produk pemelihaaran kesehatan, dan obat-obat untuk kesehatan hewan. Wyeth menggunakan komponen knowledge management SAP NetWeaver untuk membuat portal yang berpengalaman bagi pengguna dan memfasilitasi penyebaran informasi yang berhubungan dengan organisasi. komponen knowledge management menyimpan file-file dan menginisiasi aliran kerja aktivitas.

3. Using Information Technology to Engage in Electronic Commerce

Pada materi ini, dosen menjelaskan pentingnya electronic commerce bagi business to costumer dan business to business beserta keuntungannya. Keuntungan E-Commerce adalah:

· Meningkatkan pelayanan pelanggan sebelum,selama, dan sampai penjualan

· Meningkatkan hubungan antara supplier dan komunitas financial

· Menaikan keuntungan ekonomi stockholder dan pemilik investas

Selain itu dijelaskan pula strategi E-Commerce dan sistem interorganisasi seperti keuntungan IOS, EDI.

Tugas 3.

Dosen memberikan tugas mencari jurnal mengenai E-Commerce dan artikel EDI lalu dirangkum.

  • Jurnal E-Commerce yang saya rangkum berjudul “Collaborative Multi-Agent Based E-Commerce Framework” yang menceritakan tentang Agen perangkat lunak (software) menawarkan janji untuk melakukan perdagangan secara e-commerce untuk membantu para pedagang membeli produk berdasarkan pilihan dan minat mereka. Sistem E-Commerce terus meningkat mengenali pentingnya memberi nilai tambahan pada pelanggan dengan menyediakan transaksi secara customized. Hal tersebut perlu ditingkatkan untuk kerja sama/kolaborasi sehingga menjadi suatu langkah berikutnya yang logis pada evolusi sistem e-commerce. Tujuan utama adalah untuk menciptakan suatu multi kolaboratif- agen berdasarkan kerangka e-commerce yang mengijinkan otonomi, pro-activas, dan personalisasi yang mencakup suatu agen besar yang cerdas, agen penjual perseorangan, dan seorang agen pembeli dengan profil mandiri mereka.

  • Artikel EDI yang saya rangkum berjudul “EDI Still Relevant In The Age Of E-Business” yang meerangkan bahwa

• EDI adalah sebuah protokol komunikasi yang digunakan secara otomatis untuk pertukaran informasi bisnis secara elektronik antara perusahaan yang berbeda (B2B communication)

• EDI pertama kali diluncurkan oleh kelompok kerja industri transportasi yang disebut TDCC (Transportation Data Coordinating Committee) pada tahun 1975, walau EDI pertama kali digunakan oleh industri ini akan tetapi penggunaannya cepat menyebar ke industri lainnya.

• Tujuan EDI adalah untuk mengurangi transaksi secara pertemuan intensif para buruh dalam hal bisnis yang kompleks , seperti pekerjaan tulis menulis yang menghabiskan waktu mereka

4. System Users and Developer

Materi ini menjelaskan tentang pelayanan informasi pada suatu organisasi beserta strukturnya, criteria pendidikan, pengetahuan,dan skill yang dibutuhkan untuk karir pelayanan informasi. Dijelaskan pula keuntungan virtual office seperti mengurangi biaya fasilitas, biaya equipment, work stoppages, dan kontribusi social.

Tugas 4

Dosen memberikan tugas berupa membuat blog pada setiap mahasiswa.

Blog yang saya buat yaitu trisnayuniarti.blogspot.com


5. Computing and Communications Resources

Materi ini menjelaskan komponen-komponen computer yang bervariasi, personal computing devices, implikasi cepatnya jalan informasi dengan teknologi komunikasi, network protocols, membedakan antara intranet,ektranet dan internet.

Tugas 5

Tugas materi ini adalah mencari artikel mengenai sistem analis dan barcode (sejarahnya,cara bacanya,aplikasinya,keuntungannya) dan membuat barcode suatu produk.

  • Artikel system analyst yang saya rangkum menceritakan performa utilitas suatu perusahaan dengan sistem operator terlihat dari kekuatan sistem analis dalam merencanakan dan mengoperasikan suatu sistem . artikel ini memvisualisasi Kekuatan Sistem Analis Untuk GIS dimana tujuannya adalah untuk mensimulasikan fenomena secara elektrikal tertutup untuk kebutuhan informasi geografi dan menjalankan sistem yang ada lebih efisien,sistem pengamanan lebih baik dan sistem perencanaan lebih ekonomis.

  • Artikel mengenai barcode saya dapatkan dari Wikipedia http://en.wikipedia.org/wiki/Barcode di sini saya mengetahui sejarah,cara membacanya, aplikasinya dan kentungan menggunakan barcode.

6. System Development

Pada pelajaran ini, dosen menjelaskan tentang kumpulan semua aktivitas yang dirancang untuk menghasilkan output yang spesifik khususnya bagi costumer atau pasar yang disebut bisnis proses, BPR (Business Process Redesign) yaitu the process of reworking the system , menjelaskan dasar model proses menggunakan diagram flow data .

Tugas 6

Dosen memberikan tugas untuk mencari proses bisnis suatu perusahaan/government serta membuat flowchart dan flow process chart (present dan proposed ).

  • œ Rangkuman Proses Bisnis yang saya buat mengenai aktivitas pemerintahan yang menggunakan BPR dengan enam fase pendekatan dalam pembuatan desain baru yang lebih optimal,yaitu:

• EIA

• Strategi disiplin

• Menjelaskan proses yang utama

• Mengoptimalisasikan proses

• Knowledge management

• Mekanisme pengontrolan

• Eksekusi proyek DeGSD

    • Keuntungan menggunakan BPR ini bagi pemerintahan , yaitu:

• Dapat mengetahui cara menganalisa dan mengerti masalah operasi bisnis di suatu lingkungan ICT

• Dapat menggambarkan semua hubungan dan perubahan informasi dari semua stakeholder

• Mekanisme desain mekanisme manajemen kontrol untuk memastikan strategi operasi yang sinkron dengan proses dan performas kegiatan pekerja

• Mengurangi waktu setup VPN dari 60 hari menjadi 2 hari

  • œ Flowchart dan flow process chart yang saya buat yaitu mengenai proses pembuatan bending punch di PT JST Indonesia. Flow tersebut terdiri atas present dan proposed.


Kesan:

Dari beberapa materi dan tugas yang diberikan Pak Dachyar sangat membuka wawasan saya sebagai mahasiswa. Salah satu tugas yang diberikan adalah mengenai Barcode yang selama ini saya tidak mengerti apa maksud dan artinya yang pada akhirnya dengan tugas yang diberikan dosen saya mengetahui arti dari garis-garis pada suatu barcode.